Cibodas adalah sebuah kawasan wisata di daerah puncak. disana ada gunung gede pangrango dan kebon raya cibodas. waktu itu kami memutuskan ke air terjun cibereum letaknya di kaki gunung gede pangrango. saya sendiri belum pernah kesana walau sudah pernah ke kebun raya cibodas.

waktu perjalanan sekitas tiga  jam dari jakarta dengan motor, touring kembali saya akhirnya. puncak tak sejauh anyer atau carita namun macetnya itu yang bikin orang bisa menempuh lebih lama dari pada ke anyer atau carita. beruntunglah saya berangkat malam hari situasi jalanan ramai namun sangat lancar.  banyak juga orang yang pergi ke puncak pada malam hari agar tak terkena macet pada siang-sore hari.

tempat menginap semalam di warung 

Setibanya sekitar pukul 4 pagi saya langsung menuju warung di sekitar cibodas untuk menikmati semangkuk indomie. makan indomie dikala dingin benar-benar sangat nikmat sekali. ternyata saya tak menginap di hotel atau villa tapi menginap di warung tersebut. saya baru tau ada satu ruangan kecil di belakang warung yang suka di gunakan oleh orang-orang yang berkenjung kesana, kita tidak perlu membayar juga tak apa-apa asal kita membeli sesuatu diwarung tersebut. ruangan tempat tidurnya pun lumayan lah untuk semalam walau tak ada kasur yang empuk dan bantal yang nyaman.

Pagi hari sekitar jam 8 pagi kami siap-siap menuju ke curug cilember. pagi itu dingin sekali, saya tak sempat makan maupun minum hanya berbekal se-plastik roti saja. masuk ke dalam kita dikenakan biaya sekitar Rp 6000an saya lupa lebih jelasnya. perjalanan untuk sampai ke curug cilember sekitar 1 jam itu perjalanan normal tanpa istirahat.

ketika masuk kita disuguhkan dengan tanjakan anak tangga yang tinggi menjulang keatas ribuan anak tangga kita harus naiki. super duper cape karena saya sudah lama tak berolahraga dan belum makan dan minum juga. sepanjang jalan kami banyak melakukan istirahat Apalagi dengan Azhari yang bertubuh super subur, dia banyak sekali istirahatnya membuat dia jauh tertinggal dari yang lain, akhirnya saya, shihab, dhani dan noviar setia menunggu dia dan membantunya berjalan diantara terjalnya tanjakan.

Curug Cilember

Setibanya di curug cilember kami disuguhkan pemandangan yang indah air terjun yang menjulang tinggi. ada dua air terjun ternyata di sana yang satu air terjun cilember yang satu entah apa namanya air terjunnya tak terlalu tinggi, namun kita bisa sekedar berendam kaki ataupun bermain air disana, saya pun sempat merendamkan kaki disana, airnya yang dingin begitu bikin saya menggigil kedinginan. Setelah berlama-lama disana kami pun balik.

Cape sekali rasanya harus balik dan menuruni ribuan anak tangga. satu jam lebih bahkan nyaris dua jam kami tiba di tempat loket pembelian tiket masuk kami langsung mencari makan dan ada ibu-ibu yang menawarkan nasi kuning yang nikmatnya subhanallah ditambah harganya sangat murah cuma Rp5000 kalah deh makanan eropa atau yang lainnya mungkin karena situasi lapar apa saja makanan jadi nikmat.

4 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *