April 25, 2014 Dede Ruslan 59Comment
Teriknya matahari yang teramat panas ketika siang hari di melaka. Bahkan mungkin teriknya bisa melebihi jakarta. Sampai saya pun tak henti-hentinya menitihkan keringat, bukan air mata ya. Entah sudah berapa ion tubuh yang berkurang pada siang itu. Sekedar berkeliling mencari minuman untuk melegakan dahaga dikala panas yang ‘membara’, tak disangka ternyata ada juga cendol di melaka.
Cukup menarik karena cendolnya ada dalam berbagai varian rasa dan lebih beragam. Mungkin kalau di sini cendolnya hanya di campur gula dan santan, contohnya cendol bandung. Disana selain gula dan santan, cendol bisa dicampurkan dengan duren, ketan, jelly, ais cream ataupun jagung, Menarik bukan?.

 

Tan Beng Swee Clock Tower
Yang unik adalah penamaan cendol jam besar. mungkin karena berhadapan langsung dengan Tan Beng Swee Clock Tower atau lebih dikenal dengan jam besar. Dan ternyata cendol ini sudah ada dari tahun 1952, terletak tak jauh dari Dutch square yaitu tempat di mana Christ Church ataupun Red Square beradakarena letaknya yang strategis, banyak memang yang lepak disana. Di dukung juga dengan cuaca yang lagi panas-panasnya. memang sangat cocok lepak sembari menikmati suasana kota tua di melaka. Berikut ini merupakan aneka cendol khas dari cendol jam besar di melaka:

 

cendol pulut
Yang pertama adalah cendol pulut. yang saya tahu tentang pulut adalah makanan sejenis ketan. Saya ingat sering sekali membeli pulut bila sedang ke pasar tradisional dan agak lembek memang. Namun, tampaknya pulut disana lebih berbeda, agak lebih keras namun tetap lunak di makan dan rasa berasnya begitu terasa.
Begitu di teguk, luar biasa segarnya apalagi di minum pada siang hari bolong. harganya pun cukup murah, sekitar RM 2.00 (2014) dan disuguhkan dengan mangkuk yang sangat cantik dan comel. Eh maksud saya orang yang minumnya cukup comel.

 

Cendol Durian
Siapa yang suka dengan duren atau durian? eits bukan mau belah duren. Namun berikut ini adalah cendol dengan campuran durian yang sangat best!. Memang untuk harga agak mahal dikit. sekitar RM 3.00 (2014) untuk satu mangkuknya. Rasa durennya memang sangat terasa, karena di campurkan dengan satu biji duren, dan dicampurkan dengan semacam kacang. Mungkin bagi yang fans berat duren bisa mencoba rasa cendol yang satu ini, dijamin maknyes.
Cendol Mix

 

Yang terakhir adalah cendol yang sudah di mix berbagai rasa. Warna-warni dari cendol tersebut benar-benar menggugah selera siapapun yang melihatnya. Cendol mix ini merupakan campuran dari kacang merah, jelly merah, jagung manis dan jelly hitam. Harganya pun lebih murah, sekitar RM 2.00 (2014) saja. Menarik memang, satu mangkuk ada berbagai macam rasa. Selain cendol diatas tadi, ada juga cendol campuran pulut dan kacang merah, cendol jagung dan cendol ais cream.

Hayo silahkan mau pilih cendol yang mana gan?.

Jom datang saja ke cendol jam besar (Clock Tower) tepatnya di Dutch square, Jalan Gereja, Melaka, Malaysia.

59 thoughts on “Segarnya Cendol Jam Besar Di Melaka

  1. Ya ampuuunnn .. Salah banget nge-klik link ini ..
    Jadi kangen duduk-duduk santai di Kompleks Bangunan Merah Melaka sambil minum aneka es .. Cendol pulutnya memang maknyuuusss .. *cleguks*

  2. Wah anda travel di Malaysia ye…sedap betul cendul nye…mmg di malaysia byk aneka pilihan makanan…selamat melancong ye…saya sudah follow blog kamu…thank u

  3. Ah aku suka makan cendol di sini kalau ke Melaka.

    Jika di tempat aku, ada cendol biasa, cendol pulut, cendol pulut durian, cendol pulut tapai, cendol pulut durian tapai. haha

    Ketan tu apa Dede?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *