October 21, 2017 Dede Ruslan 1Comment

Konflik antara generasi muda saat ini dengan orang tua memang tidak dapat dipungkiri. Perbedaan pola asuh orang tua zaman dahulu dengan sekarang mungkin saja beda. Dengan semakin berkembangnya zaman, anak zaman now memang lebih dimanjakan dengan fasilitas dan beragam kemudahan yang bahkan tidak dapat ditemui ketika orang tua mereka muda dahulu.

Mencari informasi dengan mudah di internet, transportasi mudah dengan ojek online, hingga memesan barang idaman hanya dengan genggaman smartphone adalah beberapa kemudahan yang ditemukan anak zaman sekarang. Mungkin inilah yang mempengaruhi pola pikirnya sehingga semuanya serba instant karena memang pada zaman orang tua mereka muda dulu, mencari informasi terkait berita hanya dari koran, televisi maupun radio, memesan ojek pun harus mencari kepangkalan, ataupun memesan makanan harus telepon dahulu.

Beberapa konflik yang terjadi  tergambar jelas dalam film berjudul my generation. Bagaimana empat sekawan yaitu Suki, Konji, Zeke, Orly bercerita mengenai orang tua mereka yang menuntut anaknya menjadi seperti apa yang mereka mau, dengan pola asuk zaman dahulu yang bahkan tidak bisa diterima anak zaman now. Dengan beberapa peraturan yang bahkan tidak bisa diterima mereka yang butuh kebebasan dan tidak terkekang dengan beragam statement yang ada.

Salah satu dari empat sekawan yaitu Orly yang kaget karna harus mencerna semua mata pelajaran yang disuka maupun tidak disuka, yang bahkan menurutnya guru pun hanya bisa menguasai satu pelajaran saja. Logika inilah yang membuat orly sampai kelelahan dalam mencerna semua mata pelajaran yang diberikan.

Beda halnya dengan suki yang bercerita bahwa kita hidup dalam sisstem yang tidak menghargai seni, selalu di judged dengan nilai matematika yang jelek, jadi jangan heran kalau acara tv kita itu ‘suck’. Ya, memang kita tidak dapat memungkiri bahwa seseorang dikatakan berbakat dan pinter jika matematikanya bagus, bukan berarti yang jago akting, beladiri ataupun menyanyi tidak dikatakan pinter?

Disutradarai oleh mba Upi sebagai sutradara yang banyak membuat film-film terbaik seperti My Stupid Boss, 30 Hari Mencari Cinta, Radit Jani, Realita Cinta Rock & Roll.

Film ini melibatkan beberapa aktor muda seperti Bryan Langelo, Arya Vasco, Alexandra Kosasie, dan Lutesha. Selain melibatkan pemain film muda, dan juga aktor senior seperti Ira Wibowo, Joko Anwar, Tyo Pakusadewo, Surya Saputra dan Indah Kalalo.

Penasaran akan cerita lanjutannya? jangan lupa tonton film my generation yang akan diputar pada 9 November 2017. film ini cocok banget untuk remaja yang akan beranjak dewasa juga orang tua yang mempunyai anak remaja. Mau lihat trailernya? simak di link berikut ini [link]

 

Sumber foto : liputan6

One thought on “Film My Generations, ketika orang tua harus mengerti anaknya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *