Liburan lebaran semakin dekat nih, udah booking tiket mudik? ayo, jangan sampai kehabisan. banyak lho promo tiket mudik yang pastinya bikin kantong ga jebol. Banyak cara bisa dilakukan, selain berkunjung ke sanak-saudara, berkunjung ke pantai, mandi di air terjun, piknik di taman atau berkemah di pulau. Apalagi bareng keluarga dan saudara yang ketemu aja jarang.

Ngomongin soal berkemah, ga akan lepas dari yang namanya packing. Jangan mau enaknya aja, packingnya juga harus bener. Soalnya saya sendiri punya pengalaman ga enak soal berkemah, ceritanya ada disini. Mungkin karena masih newbie banget, jadi ga tau apa aja yang harus dibawa. Benar saja, sampai di pulau serba kekurangan, untung ada rombongan lain satu trip yang backup.

Nah, untuk itu, ada baiknya sebelum berangkat dipersiapkan dulu perlengkapan apa aja yang harus dibawa. Disini saya akan membahas tentang perlengkapan yang biasanya dibawa untuk berkemah, entah di pulau atau gunung. Dan inilah beberapa perlengkapan yang harus dibawa sebelum pergi berkemah di pulau :

Perlengkapan Masak

Bukan berkemah namanya kalo ga memasak. Berbeda dengan di hotel yang makanan pagi sudah disiapkan, kita sebagai sang survivor harus bisa memasak sendiri untuk bisa makan. Ada beberapa perlengkapan yang wajib banget dibawa seperti :

  1. kompor outdoor (kalau bisa bawa dua untuk backup)
  2. cooking set atau nesting
  3. perlengkapan makan (piring, sendok, garpu, gelas)
  4. gas kaleng kecil (kalau bisa jangan dipas-pasin, beli gas yang lebih untuk backup)
  5. pisau lipat (untuk memotong makanan)
  6. Korek Api (untuk nyalain kompor)

Logistik 

Untuk jenis logistik yang pertama adalah makanan, saya bagi menjadi keperluan memasak dan keperluan pribadi. Keperluan memasak seperti mentega atau minyak goreng, telur, sayuran, buah-buahan, makanan cepat saji (nugget, ayam & daging), bumbu penyedap rasa, kecap, saus dan mie instan. Untuk keperluan pribadi memang hanya untuk bekal di perjalanan misal roti, coklat bar, biskuit, dan lainnya.

Yang kedua ga kalah penting yaitu Minuman, biasanya saya bawa dua botol 2 liter air mineral plus satu botol cadangan. Berat sih dibawa, tapi mau gimana lagi. Di pulau ga ada air, mau-ga-mau kita harus bawa air dari daratan. Jangan lupa ya, bawa balik botol air mineralnya, jangan sampai ditinggal di pulau dan menyisakan sampah.

Yang ketiga adalah Sandang seperti pakaian. Jangan sampai salah kostum ya. Mau ke pulau yang cuacanya cerah dan terik, malah bawa jaket tebel, plus mantel, fanel dan pakaian yang seharusnya digunakan saat di dataran tinggi. Cukup gunakan pakaian yang nyaman, seperti Baju Tidur Pria untuk pakaian tidur, baju olahraga yang tipis, syukur-syukur bahannya seperti yang mudah kering, atau anti air.

Terakhir adalah obat-obatan. Sudah menjadi keharusan kalau traveling membawa perlengkapan obat-obatan dan p3k. Ini penting banget untuk pencegah kalau terjadi apa-apa selama di perjalanan. P3k seperti betadine, salep, perban, dll. Sedangkan obat-obatan seperti sakit kepala, maag, asma, obat mual perjalanan, sangat patut untuk dibawa.

Air Galon dan Tissue Basah

Ga bisa dipungkiri, keterbatasan air di pulau sangatlah tipis. bukan tipis lagi, bahkan ga ada. Saya pernah menginap di pulau yang memang ga ada air seperti pulau gunung anak krakatau. Air galon yang kami bawa pun habis hanya tersisa untuk masak. Alhasil untuk keperluan wudhu dan mandi saya gunakan air laut.

Gimana rasanya mandi air laut? ga enak, lengket banget. Walau udah pake sabun dan shampoo, rasanya masih ga bersih. Untuk itu, persiapkan juga air galon air tawar lebih dari cukup. Seperti saat saya ke pulau semak daun. Benar-benar lebih dari cukup air galonnya. Sampe pas mau pulang pun masih tersisa, alhasil kami pakai untuk keperluan mandi saja.

Tissue basah juga penting banget. Untuk menghemat air, membersihkan cooking set atau nesting bisa juga pake tissue basah. Untuk bersihin Perlengkapan makan dan bahan makanan seperti buah dan sayuran juga bisa, dan praktis. Eits, tapi jangan lupa sampahnya jangan dibuah sembarangan, karena bisa membuat kotor lingkungan pulau.

Bawa Gadget Seperlunya

Traveling ke pulau emang seru, tapi alangkah baiknya membawa gadget yang diperlukan aja. Apalagi kalau pasokan listrik ga ada dipulau, seperti di pulau semak daun. Alhasil, hanya power bank aja yang digunakan untuk charger handphone, dan lainnya. Gadget-gadget yang sangat diperlukan seperti handphone, kamera (dslr dan go pro) dan pendukungnya seperti power bank. Jangan lupa untuk membawa battery cadangan, apalagi untuk photographer yang harus siap kapanpun dan dimanapun.

Tenda dan Pendukungnya

Sebagai tempat berteduh dikala panas ataupun hujan, tenda memang wajib banget dibawa. Bukan kemping namanya kalau ga bawa tenda. Perlengkapan tenda sendiri juga banyak banget perintilannya. Tenda – Flysheet – Matras – Sleeping Bag – Senter. Kalaupun ga ada tenda, sekarang banyak kok penyewaan tenda harian, jadi ga perlu beli tenda yang mahal untuk berlibur di pulau.

Nah, itulah beberapa perlengkapan yang seharusnya dibawa untuk berkemah di pulau. Banyak? emang. kalau ga mau ribet memang lebih enakan di hotel, tapi untuk suasana keakraban, team working, berkemah di pulau dapet banget. Yang saya rindu saat berkemah di pulau adalah susah – senangnya itu, mulai dari bangun tenda, bersihin lokasi sampai balikin tenda ke tempat asalnya. Pokoknya berkemah itu seru deh.

Photos by Endah

84 comments

  1. Yang penting di tempat campingnya ada kamar mandi umum sama sumber air bersih, pasti akan banyak yg ngecamp, semoga kedepan makin banyak spot wisata camping

  2. Makasih sharingnya.
    Jadi nambah pengetahuan lagi kalo soal camping. soalnya aku belum pernah camping sih. Pengen sekali2 cobain kayaknya seru ya anak alam banget 🙂

  3. Baca judulnya serasa kayak nyasar di portal-portal artikel gitu. Hihihihi.

    Wah yg bawa air galon buat mandi noted banget, tapi dipikir-pikir kayaknya daripada bopong2 galon, mending bawa tissue basah aja. Syukur2 ketemu sungai.

  4. Bawa logistik, terutama sayuran jangan terlalu banyak. Pernah punya pengalaman, a karena masih banyak sayuran yang belum dimasak, akhirnya dikasih ke orang. Gak apa-apa sih, anggap aja sedekah…

  5. Seru bener kemping2an yaa. Catatan dari aku masih sama Bang De, awalan di- untuk tempat tertulis dipisah, kalau untuk kata kerja disambung heheheh, semangaat.

  6. Kalo abis nyebur di laut mah emang rambut juga jadi kasar banget kudu berkali2 di keramasin.. tapi aku belum pernah camping di pulau.. kapan2 harus coba emang.. keknya enak kalo malem sriwing2 anginnya.. hahah

  7. Dulu pernah beli 2 galon karena takut kekurangan air, ehh malah kebanyakan . Btw cowok dan cewek beda banget yaaa, Bang. Kalo cewek biasanya sunblock dan pelembab bakal masuk list penting

  8. Banyak banget ya perlengkapan yang harus disiapin. Aku pernah nginep di pulau tapi di resort gitu. Jd tinggal bawa baju aja, semua udh desediain. Hehe

  9. duh gak bisa bayangin hidup tanpa air, apalagi dalam rangka liburan XD tapi pasti berkesan banget ini liburannya dan tertantang buat kemping di tempat2 yg lebih challenging

  10. Dulu waktu ambil mata kuliah Ekologi Kelautan kerjaannya kemah di pulau melulu. Paling menderita sama ketersediaan air bersih. Pernah sekali pegang rekor 3 hari nggak mandi (eh mandi sih pake air payau tapi ya rasanya nggak bersih aja). Jadi kangen mau berkemah lagi di pulau…

  11. ya ampuuuuun tulisan ini ngingetin aku waktu liburan berkemah di Pulau Sempu sekitar pertengahan tahun 2012. barang bawaannya ya persissssss. aaaaaakkkk kangen main ke pulau!

  12. Seru, jalan-jalan bareng teman berkemah kaya gini, selain mempererat persaudaraan, juga meneguhkan kembali tentang pentingnya menjaga alam, karena klo amatan saya berkemah adalah salah satu diantara cara menjaga bumi agar terus asri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *