• Jawa barat

    Selamat Pagi Berkabut Tebing Keraton!

    Udara yang cukup sejuk (dingin) langsung menyapa saya ketika sampai pada pukul 04.00 dini hari. Cukup sulit rupanya untuk bisa sampai di tebing yang bernama keraton tersebut. Mungkin karena kelebihan muatan, berkali-kali kendaraan yang kami tumpangi tidak kuat menanjak tanjakan yang sedikit curam, alhasil mau tidak mau harus turun dan terpaksa jalan kaki disetiap tanjakan. Jangankan mobil, untuk motor saja banyak yang tidak kuat menanjak, terutama yang berjenis matic. So, persiapkan kendaraan anda dengan sangat baik agar kuat menanjak di tanjakan yang curam menuju tebing keraton. Letaknya yang tidak terlalu jauh dari kota bandung yaitu berada di daerah dago pakar atau berdampingan dengan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda membuatnya…

  • Banten,  Keliling Tangerang

    Sunset dan Ilalang di Utara Tangerang

    Rasa penasaran yang teramat sangat akan keberadaan pantai-pantai di utara tangerang, membuat saya dan hans (travelerkere) memutuskan untuk pergi ke Teluknaga yang berada di utara tangerang. usut punya usut ternyata letaknya ga jauh-jauh amat dari Bandara Int. Soekarno Hatta atau lebih tepatnya berderetan dengan Pantai Tanjung Pasir. Sebelumnya saya sudah mencari tau tentang keberadaan pantai yang misterius ini melalui dunia maya, namanya pun cukup unik yaitu Pantai Tanjung Burung. Bisa dibilang sangat jarang khususnya oleh blogger yang membahas pantai tersebut, dan itulah yang membuat rasa penasaran saya semakin memuncak untuk segera pergi kesana. Dengan kecepatan 60-80 km per-jam saya pun melaju dengan kencangnya, menaiki sebuah scooter masa kini katanya. Setibanya…

  • Kalimantan

    Satu Jam Menyusuri Sungai Kahayan

    Baru-baru ini saya berkunjung ke ibukota dari kalimantan tengah, yaitu Palangkaraya. Sebuah kota di tengah pulau Kalimantan (Borneo) yang dahulunya sempat digadang-gadang untuk menjadi ibukota indonesia oleh Bapak Presiden Soekarno. Sempat juga menjadi buah bibir masyarakat manakala Presiden Yudhoyono kembali mengangkat isu ingin memindahkan ibukota jakarta ke kota yang penduduknya mencapai 92.067 jiwa ini, walau sampai saat ini hanyalah wacana semata dan tidak ada kelanjutannya lagi. Berbicara soal kota palangkaraya, tidak lengkap rasanya tanpa membahas jembatan kahayan. Sama halnya jika ke jakarta tanpa berkunjung ke monas, maka jika ke palangkaraya maka tak lengkap rasanya jika tidak mengunjungi jembatan kayahan, sebuah ikon dan ciri dari kota palangkaraya. Dibawahnya mengalir sungai yang namanya tak…

  • Banten

    Menanti Sunrise dari Tanjung Lesung

    “Bangun tidur ku terus hunting“ Mungkin kata-kata itulah yang tepat bagi penggila matahari terbit seperti saya, walau pada kenyataannya sangat sulit untuk sekedar bangun apalagi hunting di pagi hari. Berada persis di seberang adam homestay, di daerah Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten. Pantai yang tidak diketahui namanya itupun menjadi alternatif dalam mencari sang surya bersinar. Pagi yang teramat pagi. Bahkan sang ayam jago pun belum menunjukan nyaringnya. Saya sudah harus berjalan pada sebuah jalanan kecil yang sangat terjal dan turunan curam. Embun indah pagi itu menjadi malapetaka bagi saya karena harus terlepeset oleh licinnya tanah. Untung tidak terlalu parah, hanya saja kamera dan celana menjadi sedikit kotor. Setibanya di pantai, suasana sangat sunyi dan…

  • Banten,  Keliling Tangerang

    Hitam Putih Dikesunyian Tanah Cepe

    Serem! mungkin itu kata yang pertama terlintas jika berkunjung ke kuburan apalagi dengan luas yang sampai berhektar-hektar. Suatu hal yang tidak biasa berkunjung ke kuburan tanpa ada maksud tertentu. Memang pada dasarnya orang mengunjungi kuburan hanya untuk keperluan semata seperti berziarah, tapi toh ternyata jalan-jalan ke kuburan bisa dijadikan alternatif dalam mengisi waktu luang. Berlokasi di jalan imam bonjol, karawaci, tangerang. Tanah cepe merupakan kompleks perkuburan tionghoa yang luasnya bahkan melebihi saudara kembarnya yaitu tanah gocap. Keduanya memang di kelola oleh perkumpulan boen tek bio. Merujuk dari kata asalnya, cepe atau cepek merupakan serapan dari bahasa Hokkien yang berarti seratus. Konon dahulu tanah di perkuburan tersebut mencapai Rp.100 permeter. Berbeda…

  • Banten,  Keliling Tangerang

    Bukan Sekedar Wisata Religi Biasa

    Banyak cara yang bisa dilakukan pada bulan ramadhan yang suci dan penuh rahmat ini, salah satunya adalah dengan berwisata religi. Baik itu mengunjungi masjid, melakukan kegiatan sosial di panti asuhan, ataupun berziarah ke makam penyebar agama islam seperti wali songo ataupun lainnya. Dengan melakukan wisata religi, diyakini dapat menambah wawasan dan pengetahuan tentang agama juga mempertebal keyakinan terhadap sang maha pencipta. Kali ini saya mengunjungi salah satu masjid di daerah Tangerang yaitu Masjid Agung Nurul Yaqin. Sering disebut sebagai masjid pintu seribu karena memang memiliki pintu yang banyak layaknya lawang sewu di semarang. Lokasinya berada di jalan kampung bayur, Priuk Jaya, Tangerang, Banten. Tidak seberapa jauh dari perbatasan kota dan…

  • Banten

    7 cerita random tentang suku baduy dalam

    Salah satu rumah di baduy luar Baru-baru ini saya mengunjungi suku baduy yang berada di kampung cibeo, Kabupaten lebak, Provinsi Banten. Saya begitu terkesima manakala mereka masih memegang teguh adat istiadat di tengah modernisasi saat ini. Nilai budi pekerti dan luhur dijunjung tinggi selaras dengan harmoni bersama alam. Itulah suku baduy khususnya baduy dalam, mereka memang tidak mau menerima teknologi dan juga budaya dari luar, bahkan orang luar pun (bule) tidak boleh masuk. Tetapi nyatanya dibalik sosok yang terkesan kaku dan kolot itu, ada beberapa cerita menarik untuk dibahas, berikut adalah 7 cerita random tentang suku baduy dalam : 1. Sangat suka travelling Malam itu, kami sedang asyiknya mendengarkan cerita…

  • Kuliner,  Malaysia

    Segarnya Cendol Jam Besar Di Melaka

    Teriknya matahari yang teramat panas ketika siang hari di melaka. Bahkan mungkin teriknya bisa melebihi jakarta. Sampai saya pun tak henti-hentinya menitihkan keringat, bukan air mata ya. Entah sudah berapa ion tubuh yang berkurang pada siang itu. Sekedar berkeliling mencari minuman untuk melegakan dahaga dikala panas yang ‘membara’, tak disangka ternyata ada juga cendol di melaka. Cukup menarik karena cendolnya ada dalam berbagai varian rasa dan lebih beragam. Mungkin kalau di sini cendolnya hanya di campur gula dan santan, contohnya cendol bandung. Disana selain gula dan santan, cendol bisa dicampurkan dengan duren, ketan, jelly, ais cream ataupun jagung, Menarik bukan?.   Tan Beng Swee Clock Tower Yang unik adalah penamaan cendol…